KABARBANGSA- Sebanyak 30 ribu calon manajer Koperasi desa/Kelurahan Merah Putih mulai memasuki tahapan pelatihan setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi nasional (Panselnas).
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pemerintah merekrut sekitar 35 ribu tenaga pengelola koperasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.000 manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Dari jumlah tersebut, 5.000 posisi dialokasikan untuk mengelola KNMP di berbagai daerah pesisir.
“Calon-calon manajer yang lolos seleksi saat ini tengah mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar dua bulan sebelum resmi menjalankan tugas di koperasi desa,” kata Ferry.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyatakan para peserta yang lolos seleksi akan menjalani pelatihan tersebut sebelum diterjunkan ke lapangan.
Ferry menambahkan kebutuhan manajer profesional menjadi bagian penting dalam tahap operasionalisasi Kopdes Merah Putih, karena pengelolaan koperasi tidak hanya mencakup aktivitas ritel, tetapi juga layanan lain seperti gerai obat, klinik, lembaga keuangan mikro, hingga logistik.
Dari sisi pembangunan infrastruktur, Ferry melaporkan sekitar 11.030 bangunan Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun 100 persen, lengkap dengan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung.
Sementara itu, sekitar 23 ribu bangunan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meluncurkan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai proyek percontohan.
Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 ribu Kopdes Merah Putih dapat diluncurkan pada Agustus mendatang dengan kesiapan tidak hanya dari sisi bangunan fisik, tetapi juga aspek operasional dan sumber daya manusia.Program rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih mendapat respons tinggi dari masyarakat.
Pemerintah mencatat jumlah pendaftar mencapai 383.830 orang untuk memperebutkan 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes dan 5.476 pengelola KNMP.
Berdasarkan informasi yang kabarbangsa.com terima, saat ini para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih sedang menjalani Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad).
Pelatihan ini digelar secara serentak di 67 Satuan Pendidikan (Satdik) yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Satuan pendidikan tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI.Berikut beberapa detail terkait pelaksanaan pelatihan mereka:
Waktu Pelaksanaan: Registrasi dan persiapan telah dimulai sejak Minggu, 14 Juni 2026.
Penempatan Lokasi: Lokasi spesifik masing-masing peserta ditentukan langsung oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) berdasarkan kapasitas wilayah dan akun portal seleksi masing-masing peserta.
Tujuan Pelatihan: Kombinasi latihan militer ini dirancang oleh pemerintah agar para pengelola memiliki kedisiplinan tinggi, jiwa kepemimpinan yang kuat, wawasan bela negara, sekaligus dipersiapkan sebagai Komponen Cadangan pertahanan negara.
Tahap Selanjutnya: Setelah merampungkan pelatihan dasar militer ini, para calon manajer dijadwalkan akan melanjutkan ke tahap Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang yang akan berlangsung pada tanggal 17 Juli hingga 31 Juli 2026 sebelum resmi diterjunkan ke desa-desa.







