KABARBANGSA- Abah Jangkung alias H. E. Supriadi terpilih kembali dalam Muscab sebagai KetuAa DPC PPP Pandeglang untuk menahkodai parta berlambang kabah periode 2026-2031 yang digelar di Menes pada Selasa (16/7/2026).
Kini Supriadi telah dipercaya membawa arah partai tersebut memasuki tiga periode.
Ketua Pelaksana Muscab PPP, Fahrul Rijal menyampaikan bahwa Muscab VI DPC PPP dibuka langsung oleh Hj. Neng Julaeha, M.Pd dan dihadiri kalangan ulama serta tokoh masyarakat.
Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC PPP Kabupaten Pandeglang telah sukses digelar di Kecamatan Menes. Kegiatan ini dihadiri para ulama, kiai, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus PPP dari berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kabupaten Pandeglang, KH. Dr. Enci Jarkasih, Pengasuh Pondok Pesantren MALNU Pusat KH. Tolhah Ma’ani Rusdi, anggota Majelis Amanah DPW PETIGA Provinsi Banten KH. Aziz Nurdin, serta sejumlah tokoh ulama dan kiai lainnya.
Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Hj. Neng Julaeha, M.Pd menegaskan, pentingnya memperkuat peran PPP sebagai organisasi yang lahir dari warisan perjuangan para ulama dan terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sesuai tema Muscab “Transformasi PETIGA untuk Indonesia, maka PPP sebagai Warisan Ulama Kembali Berjaya”. Oleh karena itu, Muscab menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan program kerja untuk menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, kegiatan Muscab dihadiri oleh perwakilan 34 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari total 35 PAC yang ada di Kabupaten Pandeglang. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus harian DPC PPP Kabupaten Pandeglang serta pengurus PPPP dari daerah lain, di antaranya Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang.
Melalui forum Muscab VI, peserta musyawarah berhasil membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan DPC PPP Kabupaten Pandeglang untuk masa bakti 2026–2031.
Diharapkan hasil Muscab VI ini dapat semakin memperkuat soliditas organisasi serta mengoptimalkan peran PPP dalam melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan para ulama demi kemaslahatan umat dan kemajuan Indonesia.***







