KABARBANGSA– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi, yakni di depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) dan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan yang mencakup isu daerah maupun nasional. Mereka menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, termasuk penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatnya harga kebutuhan pokok.
Koordinator lapangan aksi, Fauzan, dalam orasinya menegaskan bahwa HMI menyatakan sikap tegas menolak kenaikan harga BBM serta kenaikan harga berbagai kebutuhan masyarakat yang berpotensi menambah beban ekonomi warga.
Selain itu, HMI juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang dianggap belum mengedepankan kepentingan masyarakat. Salah satu isu yang disoroti dalam aksi tersebut adalah rencana kenaikan tunjangan bagi anggota legislatif daerah yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Melalui aksi tersebut, HMI berharap pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, dapat lebih memperhatikan aspirasi masyarakat dan mengutamakan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Aksi para mahasiswa berjalam aman karena mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Namun saat aksi berlangsung tidak ada anggota dewan yang menemui para mahasiswa . ***





