Anggota DPRD Pandeglang Dodi Setiawan Dukung Program Pemberdayaan Ponpes, Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

banner 468x60

Kabar Bangsa – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Dodi Setiawan, mendukung program pemberdayaan pondok pesantren (ponpes) yang akan digulirkan Pemerintah Provinsi Banten.

Menurut Dodi, program tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan ekonomi di lingkungan pesantren sekaligus memperkuat kemandirian ponpes.

“Kami sangat mendukung program pemberdayaan pondok pesantren ini. Selain membantu pengembangan ekonomi, program tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kewirausahaan di lingkungan pesantren,” kata Dodi.

Ia menilai, ponpes tidak hanya memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter santri, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif.

Karena itu, bantuan pemberdayaan ponpes diharapkan dapat diarahkan untuk pengembangan usaha yang sesuai dengan potensi masing-masing pesantren, sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan dan membuka peluang ekonomi bagi lingkungan pesantren.

“Dengan adanya dukungan pemberdayaan, pesantren diharapkan semakin mandiri dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Pada akhirnya, kemandirian tersebut dapat menopang keberlangsungan pendidikan para santri,” ujarnya.

Dodi juga berharap program tersebut tidak hanya bersifat bantuan, tetapi disertai pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, usaha yang dikembangkan pesantren dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Banten, pemerintah kabupaten, pengelola pesantren, dan masyarakat sangat diperlukan agar program pemberdayaan tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kita berharap program ini benar-benar menyentuh kebutuhan pesantren dan memberikan dampak nyata, terutama dalam memperkuat kewirausahaan serta kemandirian ekonomi ponpes,” katanya.

Dodi menambahkan, penguatan kemandirian ekonomi pesantren pada akhirnya juga akan memberikan ruang yang lebih besar bagi ponpes untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sarana prasarana, serta pembinaan para santri.

Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *